MADIUN – Satu SSR Tim SAR Kompi 4 Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Jatim perbaiki rumah warga yang terkena musibah Bencana Angin Puting Beliung di wilayah Desa Sidorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun, Sabtu (10/9/22).

 

Ditemui di lokasi bhakti sosial, Komandan Kompi (Danki ) AKP Joko Purnomo,S.H didampingi Danton Aiptu Hendrik Prio Susilo mengatakan bahwa pihaknya melaksanakan aksi sosial ini sebagai wujud Polri tanggap bencana.

 

Selain itu kata AKP Joko, kegiatan yang dilaksanakan ini juga mewujudkan kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk membantu masyarakat yang mengalami musibah.

 

“Ini sudah bagian tugas kami sebagai Polri yang selalu hadir di tengah – tengah masyarakat apa lagi seperti kita lihat di sini warga perlu bantuan,” ujar AKP Joko di sela – sela pimpin anggotanya di lokasi bencana.

 

Pantauan media, Satbrimob Polda Jatim selain memperbaiki rumah warga juga menyalurkan bantuan sosial bersama kepada korban bencana alam bersama Yayasan Jalinan Kasih Bunda,Madiun.

 

Untuk hari pertama pasca bencana terang AKP Joko, Satbrimob Polda Jatim telah berhasil memperbaiki atap rumah warga dan yang semula beratap genteng diganti asbes.

 

“Ada tiga unit bangunan warga selesai dikerjakan untuk hari ini, dan sisanya dilsnjutkan besok,” pungkas AKP Joko usai membersihan puing – puing pecahan genteng serta merapikan genteng yang masih layak pakai.

 

Untuk diketahui, sekitar 500 personil gabungan dari anggota TNI, Polri/Brimob, BPBD, Sosial Madiun (Somad), Desta Tagana dan masyarakat melaksanakan kerja bhakti massal di lokasi bencana alam angin puting beliung di Desa Sidorejo Kecamatan Saradan dan Desj Kaligunting Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

 

Kerja bhakti massal kali ini juga dihadiri oleh Komandan Korem 081 Dhirotsaha Jaya, Bakorwil I Madiun, Komandan Kodim 0803 Madiun, dan Kapolres Madiun.

 

Diberitakan sebelumnya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Madiun, Zahrowi, menjelaskan, Jumat(9/9/22) sore sekitar pukul 15.40 WIB telah terjadi hujan dengan intensitas sedang, mengguyur diseluruh wilayah Kabupaten Madiun.

 

Tidak berselang lama, BPBD Kabupaten Madiun menerima laporan bahwa Desa Sidorejo dan Kaligunting, terjadi angin kencang yang menyebabkan puluhan rumah rusak.

 

Atas dasar laporan tersebut, BPBD Kabupaten Madiun langsung turun ke lokasi dan melakuan asesmen bersama masyarakat setempat untuk mengetahui kondisi lapangan sekaligus pendataan.

 

“Hasil asesmen dan pengecekan di lapangan, ada 53 rumah terdampak mengalami rusak atap, dua warung roboh dan satu gudang roboh. Ada empat orang menderita luka dan semuanya sudah ditangani Puskesmas setempat,” kata Zahrowi, Jumat 9 September 2022.

 

Meski demikian, kerugian material akibat bencana alam angin puting beliung di Sidorejo dan Kaligunting, belum dapat di kalkulasi karena hingga saat ini tim masih berjalan. (red/dw-1)