
Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (16/12/2021) sampai dengan Minggu (19/12/2021) ini bertujuan menghilangkan rasa trauma bagi warga atas bencana erupsi Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021).
“Kegiatan ini tujuannya memberikan dukungan psikologi semacam trauma healing bagi warga baik anak-anak, perempuan, lansia, ataupun penyandang disabilitas pasca tragedi erupsi tersebut,” kata Kombespol Handoko dari SDM Mabes Polri.
Handoko menjelaskan kegiatan yang dilakukan oleh tim nya yang berjumlah 25 personel tersebut yakni mengajak warga kembali ceria dengan melakukan kegiatan bermain, menyanyi, menggambar berdialog dengan warga serta menceritakan hal-hal menarik.
“Harapan kami dengan adanya kegiatan ini masyarakat dapat beraktivitas seperti sedia kala karena masyarakat cukup antusias mengikuti kegiatan ini,” ucapnya.
Trauma healing yang dilaksanakan Polri ini sendiri akan dilaksanakan dibeberapa tempat yakni di posko pengungsian Candipuro dan posko pengungsian Pronojiwo.

Polsek Sananwetan Laksanakan Patroli Dialogis, Berikan Edukasi Dampak Bullying kepada Pelajar
Polsek Sananwetan Tinjau Lahan Jagung di Kelurahan Klampok Dukung Ketahanan Pangan
Unit Binmas Polsek Sananwetan Laksanakan Program Rabu Berguru di Perpustakaan Kota Blitar
Patroli Dialogis Polsek Sananwetan Bersama Driver Ojol, Sampaikan Himbauan Tertib Berlalu Lintas