Magetan – Polres Magetan terus melakukan inovasi pencegahan dini kecelakaan di jalur wisata kawasan Gunung Lawu, Magetan,

Salah satunya, polisi membuka bengkel siaga di Pos Pelayanan Perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, tepatnya di Cemoro Sewu, Magetan

 

 

Sebagaimana Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan SIK MSi, sampaikan, mengingat jalur wisata punya karakteristik jalur cukup rawan dan kerap adanya Kecelakaan di Jalur wisata Sarangan, sehingga diperlukan inovasi upaya pencegahan dini, .

 

 

“Kita dari Polres Magetan membuka bengkel siaga di Posyan Cemoro Sewu perbatasan Jatim dan Jateng. Ini untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan utamanya bus wisata,” ujar Kapolres Magetan AKBP Muhammad Ridwan, Jumat (28/4/2023).

 

 

Kegiatan bengkel siaga ini dengan melakukan “Ramp check” yang melibatkan Dinas Perhubungan. Selain itu, para sopir bus pariwisata juga dilakukan pengecekan urine.

 

 

“Kita kolaborasi dengan Dishub untuk pengecekan kendaraan bus wisata tujuan Telaga Sarangan dan lokasi wisata lainnya. Kita juga test urine sopir apakah pemakai narkoba atau tidak,” papar Ridwan.

 

Sementara Kasat Lantas Polres Magetan AKP Trifonia Situmorang menjelaskan, sasaran dalam “ramp check” ini yakni meliputi pengecekan Rem, lampu Penerangan, kelengkapan kendaraan, SIM pengemudi dan tes urine.

 

“Kita cek kondisi dan kelengkapan dari kendaraan para rombongan wisatawan,” ungkap Trifonia.

 

Trifonia mengatakan, selain membuka layanan bengkel siaga, Sat Lantas juga menyiagakan anggota di jalur tanjakan. Ada lebih dari 8 titik penempatan anggota di lokasi tanjakan jalur Sarangan Cemoro Sewu.

 

 

“Mereka bersiaga jika sewaktu-waktu ada kendaraan yang tidak kuat menanjak. Lebih dari 8 titik lokasi masih kita siagakan sejak awal pantau mudik hingga nanti arus balik mudik berakhir,” kata Trifonia.

 

Selain itu, Trifonia menyebutkan titik lokasi penempatan personel polisi laki-laki yakni di simpang 4 Sidorejo, simpang Nitikan, taman Refugia. Kemudian Pasar Plaosan, simpang tiga Ngerong, kawasan jalur tikungan kebun stroberi, simpang tiga Singolangu atas dan bawah serta tanjakan Resto Omah Jowo.

 

“Semua anggota menyebar di lokasi tersebut,” tandasnya.