
Pada kesempatan tersebut, Kapolsek dan anggota mendengarkan keluh kesah warga masyarakat, yang selama ini menjadi masalah bagi mereka.
Selain itu, kegiatan tersebut, bertujuan untuk mempererat silatuhrahmi bahwa Polri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Dan, Polri juga menerima segala masukkan serta kritik, demi kemajuan institusi Polri.
“Jadi, kami menerima curhat-curhatan dari tokoh -tokoh agama dan masyarakat. Dari mulai masukan, kritik, saran kami terima, dan kami akan menindaklajuti, demi kemajuan Polri,” ungkap Kapolsek Ponggok.
Dikatakan, Jumat Curhat adalah program Kepolisian untuk memberikan ruang bagi masyarakat agar bisa Curhat langsung dengan polisi.
Seluruh Kepolisian di daerah telah melaksanakan program tersebut, karena dinilai lebih relevan dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap Pejabat Utama termasuk Kapolres turun langsung di tengah-tengah masyarakat.
Mereka datang untuk mendengarkan langsung Curhatan dari masyarakat. Kemudian menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti, ucap Iptu Agus.
“Masyarakat sendiri sangat merespon baik program Jum’at Curhat. Karena sangat jarang bagi mereka untuk bisa bertatap muka langsung dengan Kapolsek/para Kanit dan duduk santai bersama untuk saling memberikan masukkan,”
Di dalam kegiatan tokoh -tokoh masyarakat, juga meminta kepada Polsek Ponggok untuk menyampaikan kepada pihak terkait, tentang keinginan Desa Kawedusan menjadi Desa Definitif agar bisa memperoleh bantuan perbaikan dari pemerintah.
Pada kesempatan itu, dari personel Polsek Ponggok berjanji akan meneruskan kepada pihak terkait, sehingga ke depan diharapkan ada perhatian khusus terhadap Desa Kawedusan, terangnya.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Libatkan 209 Personel Layani Haul Ke-549 Sunan Ampel
Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Madiun Kota Pantau Bapokting
Polres Ngawi Ungkap Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi Ilegal
POLSEK WONODADI PATROLI OBJEK VITAL MALAM DI SEKITAR INDOMART