
Posko di terminal dan stasiun didirikan untuk memantau warga yang baru datang dengan armada baik bus maupun kereta api. Setelah diperiksa baik di terminal maupun stasiun, pemudik dari zona merah langsung dibawa ke karantina untuk dicek kesehatannya.

Sementara untuk wilayah perbatasan masuk Blitar telah didirikan juga pos pengamanan dan pos check point untuk penyekatan kendaraan.
Leonard menambahkan sejak 1-24 April 2020 tercatat sebanyak 1.176 orang dari luar daerah masuk ke Kota Blitar lewat terminal dan stasiun. Rinciannya, pemudik lewat terminal 219 orang dan pemudik lewat stasiun 957 orang.
Sebagian besar pemudik langsung pulang ke rumah masing-masing dan menjalankan isolasi mandiri setelah dilakukan tes kesehatan. Sementara ada yang harus menjalani karantina di Rusun Yonif 511 yang sebagian pemudik adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI),” tuntasnya.

Polri Prihatin Tragedi NTT, Wakapolri Perintahkan Jajaran Turun Langsung Kawal Program Apbn 2026 Agar Bantuan Tepat Sasaran
Operasi Keselamatan Semeru 2026 Kakorlantas Polri Ajak Ojol di Kota Batu Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas
Polda Jatim Gelar Kerja Bakti Serentak Laksanakan Program Gerakan Indonesia Asri
POLSEK WONODADI PATROLI OBJEK VITAL DISEKITAR AREA BANK BRI