
Betapa tidak, HS menutup akses masuk rumahnya dengan mengunci semua pintu setelah membacok ibunya.
Kapolsek Ponggok Iptu Sony Suhartanto, SH saat dikonfirmasi menjelaskan Polisi terpaksa memecahkan kaca rumah agar bisa masuk, ketika berhasil masuk rumah kemudian berhadapan langsung dengan HS yang masih memegang gergaji tangan. Meski begitu, petugas kepolisian tak gentar dan langsung mencoba meringkus HS, hingga pergumulan terjadi.
Iptu Sony bahkan sampai mengalami luka memar di tangannya setelah terlibat baku hantam dengan HS yang terus melawan dan menodongkan gergaji tangan.
Iptu Sony menambahkan saat dibawa ke Mapolsek Ponggok, HS berusaha kabur. Borgol yang dipakai untuk membelenggu HS putus lalu melompat dari mobil Back Bone polisi. Warga di sekitar akhirnya turut mengejar. Tiga kali tembakan peringatan polisi tak dihiraukan HS hingga terpaksa dilumpuhkan.
Polisi masih terus berupaya mengungkap motifnya apa. korban juga masih dirawat di rumah sakit. Saksi juga masih diperiksa.

Polri Prihatin Tragedi NTT, Wakapolri Perintahkan Jajaran Turun Langsung Kawal Program Apbn 2026 Agar Bantuan Tepat Sasaran
Operasi Keselamatan Semeru 2026 Kakorlantas Polri Ajak Ojol di Kota Batu Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas
Polda Jatim Gelar Kerja Bakti Serentak Laksanakan Program Gerakan Indonesia Asri
POLSEK WONODADI PATROLI OBJEK VITAL DISEKITAR AREA BANK BRI