
Dalam peringatan 7 hari korban insiden Kanjuruhan, KH. Marzuqi Mustamar mengimbau kepada warga nahdliyin khususnya dan warga Jawa Timur pada umumnya, untuk mengikuti kegiatan doa bersama di stadion Kanjuruhan, jika tidak bisa datang di Kanjuruhan KH. Marzuqi Mustamar menyarankan untuk tahlil di masjid atau musolah terdekat.
“Saya mengimbau warga NU khususnya, kaum muslimin pada umumnya monggo tetap prihatin, berbelasungkawa, berduka dan rasa belasungkawa itu kita wujudkan dalam bentuk kirim doa untuk para korban, juga mendoakan bagi yang sakit semoga lekas sembuh,” ucapnya.
Dalam video pengajian tersebut juga disampaikan oleh KH Marzuqi untuk masyarakat agar tidak terprovokasi dengan freaming yang malah memperkeruh situasi.
“Jangan ada yang memperkeruh keadaan, jangan ada yang memperkeruh situasi dengan membikin freaming, isu macam-macam, tuntutan macam-macam. Tetap pasti ada penegakan hukum, Kalau yang sakit itu waras (sudah sehat) baru nanti proses hukum, penyidikan, BAP itu bisa sempurna, karena jika yang sakit itu sudah sembuh, bisa menyampaikan kesaksiannya, sehingga BAP itu bisa lengkap,” jelasnya.

Polri Prihatin Tragedi NTT, Wakapolri Perintahkan Jajaran Turun Langsung Kawal Program Apbn 2026 Agar Bantuan Tepat Sasaran
Operasi Keselamatan Semeru 2026 Kakorlantas Polri Ajak Ojol di Kota Batu Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas
Polda Jatim Gelar Kerja Bakti Serentak Laksanakan Program Gerakan Indonesia Asri
Polsek Sukorejo Menggelar Giat Curhat Kamtibmas Bersama Warga Masyarakat Kel. Blitar