
Sispamkota itu dilaksanakan usai apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja Semeru 2024 di Alun-alun utara Kabupaten Ponorogo yang melibatkan TNI, Polri dan Pemerintah Daerah Kabupaten Ponorogo.
Kapolres Ponorogo AKBP Anton Prasetyo mengatakan, Sispamkota digelar sebagai gambaran setiap eskalasi tahapan Pilkada serentak 2024, yang melibatkan TNI, Polri dan Pemkab Ponorogo.
Simulasi itu dilakukan mulai tahapan Pemilu seperti penetapan pasangan calon, masa kampanye, masa tenang, pengamanan distribusi logistik dari KPU hingga proses pemungutan dan perhitungan suara hingga penetapan pasangan calon terpilih.
Dengan digelarnya Sispamkota itu, Kapolres AKBP Anton berharap seluruh elemen yang terlibat mampu melaksanakan tugasnya masing-masing.
“Kami mengantisipasi dan menganalogikan berbagai kesiapan, baik itu personel maupun sarpras yang digunakan, yang dimungkinkan terjadi di setiap tahapan Pilkada,” ujar AKBP Anton.
Melihat hasil pelaksanaan Pilkada sebelumnya dan Pemilu sebelumnya, kondisi Kabupaten Ponorogo terbilang aman dan kondusif.
“Walaupun kondisi Ponorogo sejauh ini aman dan kondusif, namun kita tetap melakukan langkah langkah antisipasi,”lanjut Kapolres AKBP Anton.
Seperti diketahui Polres Ponorogo menyiapkan 635 personel pada pelaksanaan Operasi Mantap Praja Semeru 2024.
Jumlah itu belum termasuk tambahan pengamanan dari TNI sebanyak 240 personel, anggota Linmas, serta sejumlah OPD terkait di Pemkab Ponorogo serta 1 SSK dari Brimob Polda Jatim. (*)

Polri Prihatin Tragedi NTT, Wakapolri Perintahkan Jajaran Turun Langsung Kawal Program Apbn 2026 Agar Bantuan Tepat Sasaran
Operasi Keselamatan Semeru 2026 Kakorlantas Polri Ajak Ojol di Kota Batu Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas
Polda Jatim Gelar Kerja Bakti Serentak Laksanakan Program Gerakan Indonesia Asri
POLSEK WONODADI PATROLI OBJEK VITAL DISEKITAR AREA BANK BRI