Dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat serta memperkuat sinergitas antara Polri dan warga, jajaran Polsek Sananwetan melaksanakan kegiatan pelayanan dan pengamanan ibadah gereja dalam Program Minggu Kasih yang digagas oleh Polres Blitar Kota. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada hari Sabtu, 14 Februari 2026, mulai pukul 18.00 WIB hingga selesai, bertempat di Gereja Santo Yusup, Jalan Diponegoro, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar.

Pengamanan ibadah dipimpin langsung oleh Panit Binmas Polsek Sananwetan Aiptu Roziek Mustofa, SH, bersama Kasium Polsek Sananwetan Aiptu Kukuh Subagyo dan Kasi Humas Polsek Sananwetan Bripka Eko Yudianto. Kegiatan tersebut juga didukung oleh dua personel dari Polres Blitar Kota serta tiga petugas pengamanan internal Gereja Santo Yusup.

Sejak sebelum ibadah dimulai, para petugas telah bersiaga di sekitar lokasi gereja guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kehadiran personel kepolisian ini merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang melaksanakan ibadah, sekaligus sebagai bentuk implementasi Program Minggu Kasih yang menitikberatkan pada pelayanan humanis dan dialogis.

Selain melakukan pengamanan, petugas juga melaksanakan kegiatan dialogis dengan para jemaat dan pengurus gereja. Dalam kesempatan tersebut, anggota Polsek Sananwetan menyampaikan pesan-pesan kamtibmas serta mengajak seluruh jemaat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap kondusif, khususnya di wilayah Kecamatan Sananwetan.

Petugas juga memberikan imbauan kepada tokoh agama dan jemaat agar senantiasa menjaga kerukunan antarumat beragama serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

Tak hanya itu, dalam kegiatan tersebut turut disosialisasikan layanan kepolisian melalui Call Center Polri 110. Jemaat diimbau untuk tidak ragu menghubungi layanan tersebut apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan adanya potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

Sebagai bentuk pelayanan prima, petugas juga melakukan pengaturan arus lalu lintas di depan gereja serta membantu penyeberangan jemaat, baik saat kedatangan maupun kepulangan usai melaksanakan ibadah. Upaya ini dilakukan guna mencegah terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lalu lintas, mengingat lokasi gereja berada di tepi jalan yang cukup ramai dilalui kendaraan.

Secara keseluruhan, kegiatan pengamanan dan pelayanan ibadah dalam Program Minggu Kasih ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat penegak hukum, namun juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang senantiasa siap memberikan rasa aman dalam setiap kegiatan keagamaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan hubungan harmonis dan komunikasi yang baik antara Polri dan jemaat Gereja Santo Yusup dapat terus terjalin, sehingga tercipta sinergitas yang kuat dalam menjaga stabilitas kamtibmas di wilayah hukum Polsek Sananwetan.