Blitar – Dalam rangka menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, Polsek Sananwetan terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan situasi yang kondusif di wilayah hukumnya. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah pelaksanaan patroli rutin pada obyek vital perbankan, khususnya untuk mengantisipasi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) yang berpotensi merugikan masyarakat.

Pada Senin malam, 11 Agustus 2025, sekitar pukul 22.00 WIB, jajaran Polsek Sananwetan melaksanakan patroli dengan menyasar fasilitas mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang terletak di Jalan Kalimantan, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Kegiatan patroli dipimpin langsung oleh Aipda M. Amiruddin bersama dua rekan personel lainnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan secara detail terhadap mesin ATM untuk memastikan tidak ada alat atau perangkat yang dipasang oleh pihak tak bertanggung jawab, seperti skimmer atau alat kejahatan lain yang dapat mencuri data dan menguras rekening nasabah. Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan terhadap kamera pengawas (CCTV) yang terpasang, memastikan perangkat tersebut berfungsi dengan baik guna menunjang keamanan dan memudahkan proses identifikasi apabila terjadi tindak kriminal.

Aipda M. Amiruddin menyampaikan bahwa patroli obyek vital perbankan ini merupakan salah satu langkah preventif guna mencegah aksi kejahatan yang menyasar masyarakat, khususnya para pengguna layanan perbankan. “Kami berupaya semaksimal mungkin memastikan fasilitas umum seperti ATM tetap aman digunakan, sehingga masyarakat merasa tenang dan nyaman saat bertransaksi, terutama di malam hari,” ujarnya.

Patroli ini juga menjadi bagian dari strategi Polsek Sananwetan dalam mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, sekaligus memberikan pesan tegas bahwa aparat kepolisian selalu hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan di berbagai titik rawan, termasuk kawasan perbankan.

Dengan kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih waspada dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian jika menemukan hal-hal mencurigakan di sekitar fasilitas umum. Sinergi antara kepolisian dan warga menjadi kunci utama terciptanya lingkungan yang aman dan bebas dari ancaman tindak kriminalitas.