
Ribuan wali santri, alumni, dan masyarakat dari kepulauan Madura diprediksi akan datang menghadiri acara keagamaan tersebut.
Pondok pesantren yang menjadi tujuan utama jamaah di antaranya Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo dan Ponpes Walisongo Mimbaan Panji Situbondo.
Perayaan keagamaan tahunan itu selalu menyedot kehadiran masyarakat dari berbagai daerah, terutama dari wilayah kepulauan Madura.
Untuk mengantisipasi kerawanan, Satpolairud Polres Situbondo menurunkan personelnya dan bersinergi dengan instansi maritim seperti TNI AL, KSOP Kelas IV Panarukan, ASDP, serta Dishub Provinsi Jawa Timur.
Petugas tidak hanya fokus pada pengamanan, tetapi juga melakukan langkah preemtif dan preventif, di antaranya memberikan edukasi kepada penumpang dan awak kapal, pengecekan kapal, hingga pengawasan terhadap potensi pengangkutan barang ilegal.
Kapolres Situbondo AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K melalui Kasatpolairud AKP Gede Sukarmadiyasa, S.H., M.H menegaskan pihaknya sudah memetakan potensi kerawanan di area pelabuhan.
“Kami menyiapkan personel dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan proses embarkasi maupun debarkasi berjalan lancar, aman, dan tertib,” ujarnya, Minggu (7/9/25).
AKP Gede menambahkan, pihaknya juga mengantisipasi arus balik setelah perayaan Maulid usai.
“Kepulangan wali santri dan masyarakat ke kepulauan Madura juga menjadi perhatian kami. Selain pengamanan, kami sudah memberikan arahan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem agar pelayaran tetap aman,” tegasnya. (*)

Rumah Terendam, Tugas Tetap Jalan: Trauma Healing Mabes Polri Hadir untuk Personel Polres Aceh Tamiang
Polda Jatim Peringati Isra’ Mi’raj Pertebal Iman dan Taqwa
Kapolresta Malang Kota Tegaskan Komitmen Pendampingan Bagi Keluarga Korban Kanjuruhan
Cegah Gangguan Keamanan, Polsek Sukorejo Laksanakan Patroli dan Dialogis dengan Karyawan SPBU Tanjungsari