
Turut hadir dalam kegiatan itu Bupati Blitar H. Riyanto, Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly, Wakil Bupatu Blitar H. Beky Herdiyansah, Wakapolres Blitar Kota Kompol Subiyantana, Direktur PT Syngenta Seed Indonesia, Kepala Bulog Blitar serta Pengurus Bhayangkari Cabang Blitar Kota.
Kapolres Blitar Kota AKBP Titus Yudho Uly mengungkapkan, kegiatan panen raya ini merupakan hasil kerja sama berkesinambungan antara aparat kepolisian, Pemerintah Kabupaten Blitar, pihak perusahaan, dan para petani. Keberhasilan panen tidak hanya menjadi capaian sektor pertanian, tetapi juga mencerminkan komitmen bersama menjaga stabilitas pangan daerah.
Sesuai arahan Presiden RI, lanjut AKBP Titus, Polres Blitar Kota berkomitmen meningkatkan kesejahteraan petani. Di antaranya dengan menyediakan kebutuhan pertanian, penyerapan hasil pertanian, dan menjaga stabilitas harga produk,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Syngenta Seed Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan Polres Blitar Kota yang secara aktif mendampingi dan memberikan rasa aman selama proses penanaman hingga panen. Kehadiran aparat dinilai mampu memberikan motivasi bagi petani untuk terus mengembangkan lahan pertanian jagung di wilayah tersebut.
Disela sela kegiatan, Kapolres Blitar Kota AKBP Titus juga menyerahkan mesin pompa air dan peralatan pertanian berupa 8 unit tangki spray elektrik
Selain berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, panen raya jagung juga menjadi momentum mempererat hubungan antara aparat keamanan, perusahaan, dan warga. Sinergi ini dinilai mampu menciptakan iklim yang kondusif sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah kabupaten Blitar.
Kapolres Titus menegaskan panen raya jagung diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan yang ditetapkan Presiden RI, Prabowo Subianto. Saat ini Kepolisian bersama TNI terlibat secara langsung dalam mendukung ketahanan pangan nasional bersama stakeholder lain, yang bertugas mencari permasalahan di lapangan baik kebutuhan pupuk maupun bibit oleh petani.berharap kerja sama antara stakeholder terkait bisa tetap terjaga. Di samping itu, komunikasi antara petani dengan pemerintah tetap berjalan. Alhasil, jika ada kendala di lapangan yang dirasakan oleh para petani bisa segera diakomodir dan tercukupi.

Polrestabes Surabaya Siap Kembalikan 1.050 Unit Hasil Ungkap Curanmor kepada Pemiliknya
Awali Tugas Baru Kapolres Situbondo Silaturahmi ke Pokdarkamtibmas Perkuat Sinergitas
Buku “Rasa Bhayangkara Nusantara” Versi Bahasa Inggris Hadir di WEF Swiss 2026, Perkuat Diplomasi Presiden
Kegiatan Polsek Wonodadi Giat Patroli Malam Obvit Di Sekitar SPBU