Blitar – Guna menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, Polsek Sananwetan kembali melaksanakan patroli rutin pada obyek vital perbankan sebagai upaya antisipasi tindak kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor). Kegiatan patroli kali ini menyasar mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) milik Bank Negara Indonesia (BNI) yang terletak di Jalan Ir. Soekarno, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, pada Minggu (29/6/2025) siang.

Patroli dipimpin oleh Aipda Hendro Danisworo bersama dua rekan anggotanya. Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi fisik mesin ATM serta melakukan pengecekan terhadap kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di area sekitar mesin. Langkah ini dilakukan guna memastikan tidak adanya potensi gangguan keamanan atau upaya tindak kejahatan yang dapat merugikan masyarakat maupun pihak bank.

“Kami lakukan patroli dan pemeriksaan rutin pada obyek perbankan, khususnya mesin ATM, sebagai langkah preventif mencegah terjadinya kejahatan 3C. Mesin ATM kerap menjadi sasaran pelaku kejahatan, terutama jika sistem pengamanan tidak memadai atau terdapat kelemahan pada lingkungan sekitarnya,” ujar Aipda Hendro Danisworo di sela kegiatan patroli.

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat pengguna ATM yang dijumpai agar selalu waspada saat melakukan transaksi serta tidak ragu melapor kepada pihak kepolisian apabila mendapati aktivitas mencurigakan di sekitar area perbankan.

Kapolsek Sananwetan melalui Kanit Samapta menyampaikan bahwa kegiatan patroli pada obyek perbankan akan terus dilaksanakan secara berkala, baik siang maupun malam hari, sebagai bagian dari komitmen Polsek Sananwetan dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukumnya.

“Patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif dan deteksi dini terhadap segala bentuk potensi gangguan keamanan. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat dapat beraktivitas, termasuk melakukan transaksi perbankan, dengan aman dan tenang,” tuturnya.

Dengan kehadiran aparat kepolisian di lapangan, diharapkan dapat memberikan efek psikologis bagi para pelaku kejahatan agar tidak melancarkan aksinya serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan sekitarnya.

Patroli obyek vital seperti ini merupakan salah satu bentuk nyata pelayanan Polri kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga keamanan fasilitas publik yang sangat penting seperti perbankan dan mesin ATM.