
Kapolres Blitar Kota, AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si. mengatakan, sebanyak 14 anggota Polres Blitar Kota mengalami luka-luka akibat aksi penyerangan kelompok massa pada Sabtu (30/8/2025) malam hingga Minggu (31/8/2025) dini hari.
“Yang terjadi semalam itu bukan demo, tapi penyerangan terhadap Polres Blitar Kota. Orang (massa) datang langsung menyerang, melempar, bahkan anggota kami ada yang kena bacok, kena batu, kena tembak senapan angin, kepalanya bocor. Totalnya ada 14 orang anggota kami yang terluka,” kata Yudho, Minggu (21/08/2025).
Polisi dibantu warga, berhasil mengamankan sebanyak 143 orang yang diduga melakukan aksi penyerangan di Polres Blitar Kota, bahkan sebagian masih di bawah umur.
Setelah dilakukan pemeriksaan, sebagian orang yang diamankan juga diketahui ikut melakukan aksi pembakaran di Polres Kediri Kota, DPRD Kota Kediri, DPRD Kabupaten Kediri, Kantor Samsat Kediri, dan juga pembakaran di DPRD Kabupaten Blitar.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Kota Blitar agar tidak terprovokasi oleh oknum-oknum yang sengaja memanfaatkan anak di bawah umur dan remaja untuk menjadi alat dalam aksi seperti ini, kami melihat bahwa provokasi-provokasi itu ada, karena bisa dilihat yang dirusak fasilitas umum. Mari kita jaga Kota Blitar ini, jangan terprovokasi,” tutup Kapolres.

Kapolri Ajak GP Ansor-Banser Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas dan Sukseskan Program Pemerintah
Bareskrim Bongkar Kasus Keterangan Palsu Akta Autentik, Tersangka Terancam 7 Tahun Penjara
Antisipasi Balap Liar, Personel Polsek Sukorejo Intensifkan Patroli Blue Light pada Malam Hari
Olahraga dan Kerja Bhakti Bersama Forkopimcam Sananwetan Perkuat Sinergi dan Kepedulian Lingkungan