Wonodadi, 11 Februari 2026 — Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo, S.I.K., M.I.K. melaksanakan kegiatan silaturahmi dan tatap muka bersama Forkopimcam serta Tokoh Agama (Toga), Tokoh Masyarakat (Tomas) dan Tokoh Pemuda (Toda) se-Kecamatan Wonodadi. Kegiatan dilaksanakan di Kantor Kecamatan Wonodadi dan dilanjutkan di Polsek Wonodadi, wilayah hukum Polsek Wonodadi Polres Blitar Kota. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Waka Polres Blitar Kota Kompol Subiantana, S.H., M.H., para Pejabat Utama Polres Blitar Kota, Kapolsek Wonodadi, Danramil Wonodadi, Camat Wonodadi, 11 Kepala Desa se-Kecamatan Wonodadi, 11 Bhabinkamtibmas, anggota Koramil Wonodadi, Kepala Puskesmas Wonodadi, Kepala KUA Wonodadi, Ketua MWC NU Wonodadi, Ketua Muslimat Wonodadi, Ketua Banser Wonodadi, Ketua Ansor Wonodadi, Ketua Granat DPC Blitar, Koordinator BPP Wonodadi, Ketua Paguyuban Pencak Silat Wonodadi serta para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Kecamatan Wonodadi.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, kemudian dilanjutkan sambutan Kapolsek Wonodadi yang menyampaikan bahwa sinergitas antara Forkopimcam, para Kepala Desa dan tokoh masyarakat di Kecamatan Wonodadi selama ini telah terjalin dengan baik serta situasi kamtibmas dalam keadaan aman dan terkendali. Disampaikan pula bahwa Kecamatan Wonodadi terdiri dari 11 desa dan berbatasan dengan wilayah Tagung Kediri, Srengat dan Udanawu. Terkait kejadian di Desa Gandekan, pelaku dapat diamankan dalam waktu kurang dari dua jam. Dalam menghadapi Bulan Ramadhan, akan dilaksanakan Safari Ramadhan secara bergiliran ke desa-desa disertai penyampaian himbauan kamtibmas.

Dalam arahannya, Kapolres Blitar Kota mengajak seluruh hadirin untuk selalu memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa serta terus menjaga dan mempererat tali silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kapolres menyampaikan atensi Presiden Republik Indonesia terkait apresiasi terhadap program swasembada jagung hingga Indonesia mampu melakukan ekspor, serta pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika situasi kamtibmas dalam dan luar negeri. Dengan menjunjung semboyan Garuda Pancasila dan semangat gotong royong, diharapkan setiap permasalahan dapat diselesaikan dengan tulus dan tanpa kepentingan pribadi demi terciptanya rasa aman dan nyaman di wilayah hukum Polres Blitar Kota.

Kapolres juga memberikan beberapa penekanan menjelang Bulan Ramadhan, di antaranya penggunaan sound system untuk membangunkan sahur agar sesuai ketentuan maksimal 85 desibel serta himbauan agar masyarakat tidak menggunakan petasan berkapasitas besar. Disampaikan pula keprihatinan atas peristiwa generasi muda yang meninggal dunia akibat tekanan ekonomi, sehingga diharapkan bantuan pemerintah dapat tepat sasaran. Kapolres menegaskan bahwa Polri bersama Pemerintah Kabupaten siap memberikan sosialisasi terkait penggunaan anggaran agar berjalan transparan dan akuntabel. Selain itu, Kapolres menekankan pentingnya mengaktifkan kembali pos kamling secara permanen, peran aktif Bhabinkamtibmas dalam program ketahanan pangan, pelaksanaan Ops Keselamatan Semeru 2026, serta pemanfaatan layanan kepolisian 110 dan program Lapor Kapolres sebagai bentuk pelayanan cepat kepada masyarakat.

Dalam sesi tanya jawab, Ketua Granat DPC Blitar menyampaikan dukungan terhadap Polri dalam pemberantasan narkoba serta apresiasi atas sinergitas yang telah terjalin, yang kemudian dilanjutkan dengan pemberian kenang-kenangan kepada Kapolres Blitar Kota. Kapolres menegaskan komitmen bahwa tidak ada toleransi bagi anggota Polri yang terlibat narkoba serta mendorong penguatan rehabilitasi dan peran pranata sosial dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kepala Desa Gandekan juga menyampaikan apresiasi atas pengungkapan cepat kasus di wilayahnya serta menanyakan mekanisme penanganan permasalahan sosial di masyarakat. Kapolres menekankan pentingnya dukungan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kewaspadaan terhadap judi online dan investasi ilegal. Sementara itu, tokoh masyarakat Wonodadi menanyakan terkait penanganan kecelakaan lalu lintas, yang dijawab Kapolres dengan menegaskan bahwa tindakan pertama adalah menyelamatkan korban dengan mengedepankan sisi kemanusiaan.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan dilanjutkan kunjungan ke Polsek Wonodadi. Selama kegiatan berlangsung hingga selesai, situasi dalam keadaan tertib, aman dan kondusif.