
Kerusakan terparah jalan tersebut, terjadi di jalan yang menghubungkan Blitar dan Kediri yaitu jalan raya Desa Sidorejo yang sempat oleh warga ditanami pohon pisang pada jalan berlubang tersebut dan dianggap malah berbahaya. Sehingga Kapolsek Ponggok datang langsung untuk mengganti tanaman pisang dengan water barier,sebagai tanda ada jalan berlubang selanjutnya bersama anggota dan masyarakat sekitar melakukan penambalan jalan berlubang tersebut.
Kapolsek Ponggok, Iptu Agus Prayitno S.H. secara terpisah membenarkan pihaknya diperintah Pak Kapolres Blitar Kota untuk bergotong royong menambal badan jalan yang berlobang tersebut.Selain itu, bertujuan untuk menghindari meminimalisir kecelakaan lalu lintas yang di sebabkan oleh jalan berlubang dan jalan berlubang merupakan salah sasaran dalam operasi keselamatan.
Menurut Iptu Agus Prayitno, SH tidak sedikit pengendara yang mengeluh terhadap kerusakan jalan rusak hingga menimbulkan lubang-lubang besar menganga dikawasan jalan desa Sidorejo yang dapat membahayakan pengendara sepeda motor maupun kendaraan roda empat.
“Inisiatif kami dari Polsek Ponggok bersama masyarakat setempat, melakukan penambalan jalan yang berlubang dengan menggunakan adukan semen dan pasir, untuk mengurangi atau meniadakan kecelakaan di daerah tersebut,” ungkapnya.
Meski kekuatan dari adukan semen dan pasir yang dilakukan pengocoran badan jalan yang berlubang, kemungkinan tidak bertahan cukup lama.
Kapolsek Iptu Agus Prayitno S.H., juga berharap kerusakan jalan nantinya bisa ditindaklanjuti oleh pihak terkait, pungkas Kapolsek.


Polri Prihatin Tragedi NTT, Wakapolri Perintahkan Jajaran Turun Langsung Kawal Program Apbn 2026 Agar Bantuan Tepat Sasaran
Operasi Keselamatan Semeru 2026 Kakorlantas Polri Ajak Ojol di Kota Batu Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas
Polda Jatim Gelar Kerja Bakti Serentak Laksanakan Program Gerakan Indonesia Asri
POLSEK WONODADI PATROLI OBJEK VITAL DISEKITAR AREA BANK BRI