
Kapolri mengakui bahwa kejadian seperti ini bukan pertama kalinya terjadi sejak 2019. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya pembenahan internal dan penegakan hukum yang tegas terhadap oknum yang melanggar prosedur.
“Kadang-kadang memang peristiwa seperti ini terjadi. Namun, proses penanganan selalu berjalan dan evaluasi akan terus kita lakukan. Kita akan pastikan setiap pelanggaran ditangani secara serius,” ujar Jenderal Sigit di Jakarta, Jumat (29/8/2025).
Jenderal Sigit menegaskan, pihaknya sudah memerintahkan Propam Polri untuk melakukan pemeriksaan terhadap tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat. Proses penyelidikan juga akan melibatkan pihak eksternal guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.
“Kita akan cek semua prosesnya dan pastikan penanganannya transparan. Kami ingin publik tahu bahwa Polri bersikap tegas terhadap setiap pelanggaran,” tambahnya.
Menanggapi informasi adanya kebakaran di kawasan Simpang 5 dekat Mabes Brimob serta kerumunan sejumlah pengemudi ojol yang mendatangi Markas Brimob, Kapolri mengatakan bahwa seluruh situasi saat ini sedang dimonitor dan ditangani oleh petugas di lapangan.
“Nanti kita akan rapatkan. Yang jelas, kita tangani semuanya satu per satu dan mudah-mudahan semuanya bisa terkelola dengan baik,” kata Kapolri.
Kapolri juga menegaskan bahwa pihaknya sedang melakukan pengecekan mendetail terkait perkembangan situasi di lapangan, baik soal keamanan, proses penyelidikan, maupun penanganan aksi massa.
“Nanti kita cek. Semua informasi akan diverifikasi, dan setelah itu akan kita sampaikan secara lengkap kepada publik,” pungkasnya.

Kapolsek Sukorejo Bersama Anggota Pantau Arus Balik Pasca Hari Raya Idul Fitri
Pimpin One Way Nasional Arus Balik Lebaran, Kapolri ke Pemudik: Utamakan Keselamatan
Kapolri Minta Jajaran Mitigasi Cuaca Buruk Selama Arus Balik Lebaran
Pantau Libur Lebaran dan Arus Balik di Bali, Kapolri: Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat