
Selain mempererat tali silaturahmi, kunjungan Kapolres Tulungagung itu dalam rangka meningkatkan sinergitas antara Polri dengan seluruh elemen Masyarakat yang dilaksanakan pada kegiatan Jumat Curhat.
“Selain memperkuat sinergitas, kami juga ingin mendengar usul saran dari para tokoh Ulama baik itu terkait kamtibmas maupun pelayanan kepolisian khususnya Polres Tulungagung,”ujar AKBP Arsya.
Kapolres Tulungagung menyebut dalam pelaksanaan tugas kepolisian pihaknya sangat memerlukan aspirasi, dukungan dan kerjasama dari seluruh elemen Masyarakat dan stakeholder yang ada, termasuk para ulama.
“Terutama masalah Kamtibmas, dukungan informasi dalam bidang keagamaan ini sangat kami perlukan,” kata AKBP Arsya.
Sebagai pejabat baru, Kapolres mengaku tidak akan mampu menjaga Tulungagung tanpa adanya dukungan dan bantuan doa dari para tokoh agama dan para ulama di Kabupaten Tulungagung.
“Dengan terjalinnya Silaturahmi serta komunikasi diharapkan kedepannya dapat mewujudkan situasi yang aman kondusif serta toleransi beragama di wilayah Jawa Timur”, tandasnya.
Sementara itu, KH Abdul Hakim Mustofa menyatakan siap mendukung sepenuhnya program Polres Tulungagung demi mejaga kondusifitas kamtibmas di Wilayah Kabupaten Tulungagung.
“Para alim ulama, siap berkolaborasi dan bekerjasama dengan seluruh Instansi Pemerintah, TNI, Polri untuk saling menjaga keamanan di Wilayah Kabupaten Tulungagung,”ujar KH Abdul Hakim.
Dalam kunjungannya ke tokoh Agama pada Jumat Curhat itu, Kapolres Tulungagung juga didampingi para pejabat utama Polres Tulungagung. (*)

Pimpin Anev, Kapolda Jatim : Situasi Kamtibmas Jawa Timur Januari – Maret 2026 Kondusif
Kapolda Jatim Satukan Aremania – Bonek, Sepakat Tak Ada Rivalitas di Luar Lapangan
Polri Bekali Petugas dengan Buku Saku “0%” sebagai Panduan Sosialisasi Program Pro-Rakyat
Haidar Alwi: Operasi Ketupat 2026 Bukti Nyata Presisi Kapolri, 85,3% Pemudik Puas