
Setelah Ulujami, Pesanggarahan, Jakarta Selatan, rombongan bergerak menuju posko PPKM Mikro di Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Dalam arahannya, Kapolri meminta kegiatan tracing testing diperkuat. Jajaran polsek dan polres juga harus menambah penyuntikan dosis vaksin dari 50 dosis perhari menjadi lebih dari itu. “Tes PCR juga dipercepat dengan hasil minimal 1 hari,” kata jenderal bintang bintang empat itu.
Menurut Sigit, APD dan obat-obatan sudah cukup yany bersumber dari dinas kesehatan dan wali kota. “TNI-Polri siap membantu melaksanakan serbuan vaksinasi di Bekasi,” ungkap mantan Kabareskrim Polri ini.
Sementara Panglima TNI berharap jika kekurangan tenaga kesehatan segera berkoordinasi. Fasilitas kesehatan kata dia terpenuhi dengan baik. “Jangan sampai ada lagi kejadian viral, pasien dibawa dengan gerobak, padahal fasilitas kendaraan/ ambulance untuk pasien masih ada,” kata Hadi.
Menkes juga berharap jika terdapat kekurangan vaksin segera laporkan ke puskesmas. “Kami siap memberikan vaksin jika ada kekurangan,” ujarnya.
Sebagai catatan, Pemkot Bekasi menyediakan RS darurat di GOR. Pemkot juga memiliki 8 titik tes RT-PCR yang bisa mengetes sampai dengan 2.000 sampel perhari, dengan kecepatan 1 sampai 2 hari. Kemudian ada petugas puskesmas yang monitoring sampai tingkat RT.

Antisipasi Kriminalitas, Anggota Polsek Sukorejo Patroli di ATM Bank BNI
Bhabinkamtibmas Polsek Sukorejo Amankan Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai Alokasi Februari–Maret 2026
Patroli Rutin Polsek Sukorejo, ATM Bank BRI Jadi Sasaran Pengawasan Antisipasi Kejahatan
Patroli Malam Polsek Sananwetan di Pemukiman Gedok, Upaya Cegah Tindak Kejahatan 3C