
Kapolres mengatakan, memberikan dukungan secara penuh kepada pihak Kejari Blitar untuk melaksanakan segala upaya penegakan hukum dan siap untuk menjalin sinergitas antara Kejari dan Polres Blitar Kota.
Sementara itu, Bangkit Sormin, Kepala Kejari Blitar, mengatakan setelah meresmikan media center, agenda itu langsung dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti yang didapatkan selama tahun 2020. Ia menuturkan bahwa hal tersebut sudah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
“Ini adalah agenda rutin yang pasti kami lakukan, dengan catatan barang bukti yang kami musnahkan adalah barang bukti yang perkaranya telah memiliki kekuatan hukum tetap,” katanya.

“Juga ada barang bukti yang kita dapatkan dari persidangan tindakan langsung (tilang) di tempat atau tipiring. Contohnya adalah pil dobel L, sabu-sabu dan miras,” ujar Sormin.
Sormin menyebutkan bahwa jika diuangkan barang bukti yang dimusnahkan oleh kejari itu memiliki nominal mencapai Rp 1 miliar lebih.
Adapun rincian barang bukti yang dimusnahkan adalah ganja 250 gram, sabu-sabu 105.750 gram, dobel L 77.199 butir, senjata tajam 10 bilah, senapan angin satu unit, kotak tjap jie 9 unit, rokok ilegal 6.779 bungkus, miras 800 botol, hp 50 buah, serta minuman keras dari Bea Cukai 300 botol, rokok ilegal dari bea 4.401 bungkus.

POLSEK WONODADI MELAKSANAKAN GATUR LALIN PAGI DIWILAYAH WONODADI
KEGIATAN ANGGOTA POLSEK WONODADI PATROLI OBJEK VITAL BANK BRI UNIT KUNIR
PERSONEL POLSEK WONODADI LAKSANAKAN PATROLI DAN PEMANTAUAN DI MINIMARKET ANTISIPASI GANGGUAN KAMTIBMAS
Kegiatan Anggota Polsek Wonodadi Patroli Objek Vital Bank Jatim