
Sejumlah petugas kepolisian langsung menuju TKP untuk melakukan identifikasi dan olah TKP. Jasad Gatot kemudian dievakuasi.
Kapolsek Udanawu AKP Wahyu Satrio Widodo menjelaskan korban ditemukan pertama kali oleh ibunya, saat ibunya pulang dari sawah. dari hasil identifikasi sementara dan pemeriksaan saksi-saksi, diduga kuat korban bunuh diri. Hasil keterangan para saksi dan keluarga, Gatot bunuh diri lantaran patah hati.
kronologis kejadian saat Kasri pulang dari sawah, Kasri kemudian menuju kamar Gatot. Bak disambar petir, Kasri mendapati anaknya dalam posisi tergantung. Gatot sudah tidak bernafas hingga membuat Kasri menangis histeris. Tak lama berselang, Effendi datang untuk menenangkan ibunya dan melapor ke perangkat dusun.
AKP Wahyu menambahkan mengarah kuat ke bunuh diri akibat patah hati, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluargnya juga menolak proses autopsi, sehingga jasad korban kami serahkan ke keluarganya untuk dimakamkan.
Setelah jasad Gatot dievakuasi, keluargnya tidak menghendaki proses autopsi. Keluarganya membuat surat pernyataan yang disaksikan oleh aparat desa setempat. Jasad Gatot pun langsung dimakamkan oleh keluarganya.

Personel Polsek Sukorejo Intensifkan Patroli Blue Light Demi Menekan Kejahatan 3C Malam Hari
Cegah 3C, personel Polsek Sukorejo Gencarkan Patroli Blue Light
Patroli Blue Light personel Polsek Sukorejo Ditingkatkan, Antisipasi 3C pada Malam Hari
Gelar Pengamanan Ibadah Kamis Putih di Gereja GKJW Blitar Berjalan Aman dan Kondusif