Blitar – Pelaksanaan pengamanan kegiatan ibadah Misa Kamis Putih di Gereja Santo Yusuf, Jalan Diponegoro No.34, Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, pada Kamis (2/4/2026) berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Pekan Tri Hari Suci menjelang perayaan Paskah tahun 2026.

Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh anggota Polres Blitar Kota bersama personel Polsek Sananwetan. Kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi umat Kristiani yang melaksanakan ibadah.

Ibadah Misa Kamis Putih di Gereja Santo Yusuf dimulai pada pukul 17.30 WIB hingga selesai, dengan jumlah jemaat kurang lebih 600 orang. Bertindak sebagai pemimpin ibadah yakni Romo Iwan Setiabudi yang memimpin jalannya misa dengan khidmat dan penuh kekhusyukan.

Sejak sebelum kegiatan dimulai, petugas telah melakukan sterilisasi area gereja serta pengamanan di sekitar lokasi. Selain itu, personel kepolisian juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas di sepanjang Jalan Diponegoro guna mengantisipasi kepadatan kendaraan serta memastikan kelancaran mobilitas para jemaat yang hadir.

Pengamanan tidak hanya terfokus di satu titik, namun dilaksanakan secara serentak di seluruh gereja yang berada di wilayah Kecamatan Sananwetan. Meskipun terdapat perbedaan waktu pelaksanaan ibadah di masing-masing gereja, kehadiran anggota Polri tetap dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, petugas juga bersinergi dengan unsur masyarakat dan pihak pengamanan internal gereja untuk menjaga situasi tetap kondusif. Hal ini menjadi bentuk nyata kolaborasi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, khususnya pada momentum keagamaan.

Secara keseluruhan, kegiatan ibadah Misa Kamis Putih di wilayah hukum Polres Blitar Kota berlangsung tanpa adanya gangguan yang berarti. Situasi kamtibmas yang aman dan tertib menjadi cerminan keberhasilan pengamanan serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menjaga toleransi dan kerukunan antar umat beragama.

Dengan pengamanan yang maksimal, diharapkan seluruh rangkaian ibadah Pekan Suci hingga perayaan Paskah dapat terus berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kedamaian.