PROBOLINGGO,– Polres Probolinggo Polda Jawa Timur menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat terdampak bencana alam tanah longsor di Kecamatan Kotaanyar dan banjir di Kecamatan Kraksaan, Minggu (22/2/2026).

Kegiatan penyaluran bantuan dilaksanakan di dua lokasi, yakni di Puskesmas Kraksaan dan Rumah Desa Tambak Ukir, Kecamatan Kotaanyar.

Kasat Samapta Polres Probolinggo, AKP Didik Siswanto mengatakan bantuan berupa paket sembako yang disalurkan untuk meringankan beban warga terdampak bencana.

“Menindaklanjuti perintah Bapak Kapolres, kami salurkan bantuan di Dua lokasi yaitu Kotaanyar dan Kraksaan,” ujar AKP Didik, Minggu (22/2/26).

Warga penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada jajaran Polres Probolinggo Polda Jatim atas perhatian dan bantuan yang diberikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh anggota Polres Probolinggo yang sudah peduli kepada kami. Bantuan ini sangat membantu meringankan beban kami setelah terkena musibah,” ucap Syahrul salah satu warga penerima bantuan.

Di lokasi terpisah, Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif menyampaikan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat selain memastikan keamanan dan ketertiban juga peduli terhadap warga yang sedang mengalami musibah.

“Polri selalu siap membantu masyarakat, baik saat darurat maupun dalam proses pemulihan,” tegas AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo mengatakan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah Kabupaten Probolinggo termasuk BPBD dalam penanganan bencana ini.

Ia menyebut banjir kali ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem masih mengintai di wilayah Jawa Timur termasuk Kabupaten Probolinggo.

“Mitigasi terus kami lakukan, wilayah rawan bencana kami petakan termasuk jalur evakuasi yang tentu kami koordinasikan dengan pemerintah setempat,” kata AKBP Latif.

Kapolres Probolinggo juga meminta warga di Lima kecamatan yakni Kecamatan Besuk, Paiton, Kraksaan, Krejengan dan Gading tetap siaga, terutama jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

“Kami imbau warga tidak panik namun tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat memperparah situasi,” pungkasnya. (*)