
Dalam operasi ini, personel melakukan pemasangan tali sling pada jembatan putus guna memperkuat jalur penyeberangan sementara. Tim juga membantu pemasangan kabel Telkomsel dan XL untuk memastikan konektivitas kembali aktif, serta membantu pengangkutan barang-barang milik warga yang hendak melakukan penyeberangan di lokasi tersebut. Kehadiran personel Brimob memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih harus melewati kawasan tersebut untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selanjutnya, pada pukul 19.15 WIB, tim turut melaksanakan pergeseran speed boat dari Desa Kulu Kuta menuju Aceh Tamiang. Pergeseran alat SAR tersebut dilakukan sebagai langkah memastikan kesiapsiagaan penanganan bencana di wilayah lain yang berpotensi membutuhkan respons cepat.
Kegiatan dipimpin oleh Dantimgas Evakuasi Pasca Bencana Ipda Abdi Rasyidin, S.T., yang memastikan seluruh rangkaian tugas berjalan sesuai prosedur dan memperhatikan keselamatan warga. Personel tetap menjunjung tinggi prinsip kemanusiaan, bekerja tanpa mengganggu aktivitas masyarakat serta mengedepankan koordinasi lapangan.
Komandan Satuan Brimob Polda Aceh Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., menyampaikan bahwa kehadiran Brimob dalam bencana tidak hanya sebatas evakuasi, namun juga pemulihan akses vital masyarakat.
“Kami hadir untuk memastikan masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman setelah bencana. Pemulihan fasilitas, akses transportasi, dan dukungan lapangan adalah bagian dari tanggung jawab kami,” ujar beliau.
Salah seorang warga Desa Kulu Kuta, Ilyas Yandra (38 tahun), mengungkapkan rasa haru atas bantuan yang diberikan tim Brimob.

Kapolres Malang Silaturahmi ke Ulama, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas
BPOM Apresiasi Standar Keamanan Pangan SPPG Polri, Makanan Diuji Setara Hidangan VIP
Polsek Wonodadi Giat Patroli Obvit Di Area Indomart
POLSEK WONODADI PATROLI OBVIT DIAREA BANK BRI WONODADI CEGAH 3C