
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono menegaskan tindakan tegas kepolisian tersebut demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Malang.
“Perjudian sabung ayam tidak hanya melanggar hukum, tapi bisa memicu kerawanan sosial,” tegas Kombes Nanang.
Masih kata Kapolresta Malang Kota, perjudian sabung ayam memiliki dampak luas yang merugikan masyarakat.
Selain menyiksa hewan dipaksa bertarung hingga cedera atau mati,sabung juga merusak tatanan sosial dan moral.
“Para pelaku perjudian bisa mengalami kerugian besar dan dari sisi psikologis, kekalahan taruhan sering membuat mereka nekat melakukan tindakan yang merugikan orang lain,”jelas Kombes Nanang.
Ia menambahkan, aktivitas perjudian juga berdampak pada ekonomi keluarga, memicu konflik, hingga menciptakan lingkungan yang tidak kondusif bagi masyarakat sekitar.
Segala bentuk perjudian, termasuk sabung ayam, merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Pasal 303 KUHP tentang Perjudian, dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun.
Selain itu juga bisa dikenakan sangsi melanggar Pasal 302 KUHP terkait penganiayaan hewan, jika terbukti ada unsur penyiksaan terhadap ayam aduan.
“Kami pastikan akan menindak tegas segala bentuk perjudian di Kota Malang. Penegakan hukum ini demi menjaga ketertiban, keamanan, serta melindungi masyarakat dari dampak buruk kegiatan ilegal,” pungkas Kombes Nanang. (*)

Polsek Sananwetan Laksanakan Pengamanan Latihan Bersama PSHT 17 Cabang Kota Blitar, Ciptakan Situasi Kondusif
Polsek Sananwetan Laksanakan Patroli Kamtibmas Akhir Pekan Sambangi Obyek Wisata Makam Bung Karno
Polsek Sananwetan Laksanakan Patroli Kamtibmas Akhir Pekan, Sambangi Obyek Vital Pertokoan
Polsek Sananwetan Laksanakan Patroli Kamtibmas Akhir Pekan di Obvit Perbankan, Pastikan Situasi Tetap Aman