Blitar – Pada hari Sabtu, 08 November 2025, pukul 19.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB, bertempat di Jl. Brigjen Katamso RT 08 RW 09 Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, telah dilaksanakan kegiatan kesenian Jaranan Wong Aryo Blitar (WAB) dalam rangkaian Festival Budaya dan Kuliner Katamso Night Culinary 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya lokal serta hiburan bagi masyarakat sekitar yang turut mendukung kemajuan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di wilayah Kota Blitar.

Selama berlangsungnya kegiatan, anggota Polsek Sananwetan melaksanakan tugas pengamanan dan monitoring guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Panit Lantas Polsek Sananwetan, Aiptu Timo Kapisa, dengan melibatkan empat personel Polsek Sananwetan, dua personel Koramil Sananwetan, serta sepuluh anggota pengamanan swakarsa dari masyarakat setempat.

Pertunjukan kesenian Jaranan Wong Aryo Blitar (WAB) ini berhasil menarik perhatian masyarakat. Tercatat sekitar 300 orang penonton dan penggemar kesenian tradisional hadir untuk menyaksikan penampilan tersebut. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Para personel keamanan juga tampak aktif melakukan pemantauan arus lalu lintas di sekitar lokasi acara untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan, mengingat banyaknya pengunjung yang datang dari berbagai wilayah sekitar Kota Blitar.

Kegiatan pengamanan ini merupakan bentuk nyata dari sinergitas TNI–Polri bersama masyarakat dalam mendukung kegiatan kebudayaan yang diselenggarakan di wilayah hukum Polsek Sananwetan. Melalui pengamanan yang optimal, diharapkan masyarakat dapat menikmati kegiatan seni dan budaya dengan nyaman serta tetap menjaga ketertiban umum.

Dengan terlaksananya kegiatan hingga akhir dengan aman dan tertib, Polsek Sananwetan menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung. Kegiatan seperti ini diharapkan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus mempererat hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat.