
Ratusan personel Polresta Sidoarjo dan Brimob Polda Jatim membersihkan puing-puing material bangunan pada proses evakuasi korban.
Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengatakan Polresta Sidoarjo menerjunkan 208 personel untuk penanganan peristiwa robohnya bangunan di Ponpes Al Khoziny.
“Anggota sudah kita plotting untuk membantu mempercepat evakuasi,” ujar Kombes Tobing.
Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing berharap dengan upaya bersama semua pihak dalam proses evakuasi, tahap pengangkatan puing material dapat mudah terangkut.
“Dalam pelaksanaannya, kami tetap mengutamakan langkah hati-hati karena tetap prioritasnya adalah kemanusiaan dan keselamatan lainnya,” pungkasnya.
Proses identifikasi korban robohnya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Buduran, Sidoarjo terus dilakukan secara intensif oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.
Pada Jumat (3/10) malam, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast bersama Kabiddokkes Polda Jatim, Kombes Pol. Dr. dr. Mohammad Khusnan Marzuki didampingi oleh Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Jatim, AKBP dr. Adam Bimantoro merilis hasil proses evakuasi.
Dikatakan pihaknya mrnerima 8 kantong jenazah pada Jumat (3/10) untuk dilakukan proses identifikasi.
Dari jumlah tersebut, Lima jenazah telah melalui tahap identifikasi, meski masih membutuhkan pendalaman lebih lanjut. (*)

KAPOLSEK PONGGGOK BERSAMA MUSPIKA HADIRI LAUNCHING SPPG PONGGOK 3
KAPOLSEK PONGGOK BERSAMA MUSPIKA HADIRI KEGATAN PELANTIKAN PERANGKAT DESA KARANGBENDO
BHABINKAMTIBMAS DES ACANDIREJO HADIRI KEGIATAN HAFLAH AKHIRUSSANAH DI PP AL- FALAH PUTHON DESA CANDIREJO
ANGGOTA POLSEK PONGGOK LAKSANAKAN PATROLI RUTIN PERBANKAN D ATM BRI UNIT PONGGOK