Blitar – Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan masyarakat serta mewujudkan pelayanan prima dari institusi Kepolisian, Polsek Sananwetan bersama personel dari Polres Blitar Kota melaksanakan pengamanan pada gelaran Turnamen Futsal Antar SMA “Smasa Championship ke-8” yang digelar pada Sabtu malam, 26 Juli 2025.

Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan di Gor Soekarno Hatta, yang berlokasi di Jalan Kalimantan, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar. Turnamen ini menjadi ajang bergengsi bagi para pelajar SMA di wilayah Blitar dan sekitarnya untuk menyalurkan bakat serta menjalin semangat sportivitas.

Pengamanan dilakukan secara terpadu oleh personel gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Sananwetan yakni Aiptu Mukharom dan Aipda Didik Wijanarko, serta didukung tiga personel dari Polres Blitar Kota. Kegiatan ini berada di bawah kendali langsung Perwira Pengendali (Padal) Ipda M. Munir, S.H., yang saat ini menjabat sebagai Kasi Keuangan Polres Blitar Kota.

Pengamanan dilaksanakan dengan sistematis, dimulai pukul 19.00 WIB hingga 21.00 WIB, dengan fokus pengawasan pada area pertandingan di dalam gedung serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi guna mencegah kemacetan dan menjaga kelancaran aktivitas masyarakat lainnya.

Dalam pelaksanaannya, petugas kepolisian juga turut aktif memberikan imbauan kepada para penonton dan peserta turnamen agar senantiasa menjaga ketertiban, menjunjung tinggi nilai sportivitas, serta menghindari tindakan yang dapat memicu gangguan keamanan. Kehadiran aparat di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman bagi panitia, peserta, maupun penonton yang memadati area GOR.

Kapolsek Sananwetan melalui Padal Ipda M. Munir, S.H. menyampaikan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam memberikan jaminan keamanan terhadap kegiatan publik yang bersifat positif dan edukatif seperti turnamen antar pelajar.

“Kami hadir untuk memastikan bahwa kegiatan ini berjalan dengan aman, lancar, dan tertib. Kami juga mengimbau kepada seluruh pihak untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif, karena keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama,” ujar Ipda Munir.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan maupun kendala berarti yang dapat menghambat jalannya pertandingan. Kegiatan pengamanan pun ditutup dengan apel konsolidasi usai turnamen berakhir sebagai bagian dari evaluasi dan laporan tugas.

Dengan berakhirnya pengamanan dalam kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya kalangan pelajar dan generasi muda, semakin erat dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan penuh prestasi.