
“Tes psikologi dilakukan oleh Tim Psikologi Polda Jatim. Ada 225 personel yang ikut tes psikologi,” kata Kasi Humas Polres Blitar Kota, AKP Ahmad Rochan.
AKP Rochan mengatakan dari 225 personel yang ikut tes psikologi terbagi dari 172 orang berkaitan dengan mapping jabatan dan 46 orang berkaitan dengan mengajukan permohonan calon pemegang senjata api dinas.
Selain itu, juga ada tujuh personel yang mengikuti konseling permasalahan.
“Para personel yang mengajukan permohonan calon pemagang senpi dinas harus ikut tes psikologi,” ujarnya.
Tujuan utamanya menurut AKP Rochan adalah untuk menjamin agar dalam bertugas, para personel tidak bermasalah secara psikologi. Sehingga, bagi pemegang senjata api atau yang akan mengajukan diri menggunakan senjata api, memiliki kelayakan. Materi ujian psikologi ini berisi ketelitian, klasifikasi objek, hingga kepribadian.
Dikatakannya, tes psikologi kepada personel dilaksanakan rutin secara periodik per 6 bulan sekali. Tes psikologi berkaitan dengan mapping jabatan dilakukan untuk mengetahui minat dan bakat para anggota.
Hasil tes psikologi digunakan untuk memetakan penempatan para personel di lingkungan Polres Blitar Kota.
“Kegiatan ini dilakukan rutin secara periodik. Tes psikologi ini untuk mengetahui minat dan bakat anggota dalam pemetaan jabatan di Polres Blitar Kota,” pungkasnya

Polres Pelabuhan Tanjungperak Libatkan 209 Personel Layani Haul Ke-549 Sunan Ampel
Jelang Ramadan, Satgas Pangan Polres Madiun Kota Pantau Bapokting
Polres Ngawi Ungkap Penyalahgunaan Pupuk Bersubsidi Ilegal
POLSEK WONODADI PATROLI OBJEK VITAL MALAM DI SEKITAR INDOMART