berita2Menjelang pelaksaan Pemiliham Kepala Daerah baik Kota Blitat dan Kabupaten Blitar, Polres Blitar Kota berhasil mengamankan 250 botol miras berbagai merek, seperti Kontol, Vodca, bahkan Arak Jowo  (Arjo). Miras ini diamankan dari 24 lokasi yang ada di bawah wilayah hukum Polres Blitar Kota selama satu bulan terkahir.

Kasat Sabhara Polres Blitar Kota, AKP Agus Tri mengatakan, di wilayah hukum Polres Blitar Kota peredaran miras terbesar masih di dominasi Kecamatan Ponggok dan Nglegok. Menurutnya kedua wilayah ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Kediri sehinga memudahkan miras masuk melalui kedua wilayah ini. “Miras-miras yang beredar di Blitar ini rata-rata dari Kabupaten kediri, jadi masuknya lewat kedua kecamatan ini,” tegasnya.

Menurutnya, pihaknya tetap akan mengintensifkan razia terhadap miras ini, karena dampak bagi pengguna miras dapat mempengaruhi situasi dan kondisi di suatu daerah tertentu, apalagi saat ini menjelang pelaksaan Pemilihan Kepala Daerah baik Kota dan Kabupaten Blitar.

Sebagai bentuk komitmen pemberantasan peredaran miras, pihaknya tidak hanya memberikan sanksi bagi penjual miras, namun juga pengguna miras yang minum minuman sembarang tempat. Ini terbukti pada Kamis (03 12) lalu pihaknya mengamankan dua warga yang tengah pesta miras di Jalan Merdeka, Kota Blitar. “Baik penjual dan pemabuk kita kenakan dengan tindak pidana ringan, supaya mereka jera dan tidak mengulanginya lagi,” tegasnya.

Bila biasanya hanya penjual yang diberikan sanksi tipiring, kali ini pemabuk juga mendapatkan sanksi yang sama, sebagai bentuk komitmen Polres Blitar Kota dalam memberantas peredaran miras di wilayah hukum Polres Blitar Kota (hms)