snapshot_003 KPU Kabupaten Blitar menunda rapat pleno di 18 PPK dari 22 kecamatan di Kabupaten Blitar. Penundaan ini disebabkan seluruh Panwascam diundang oleh Panwaslih Kabupaten Blitar untuk koordinasi di LEG Kecamatan Garum, Kamis (10/12) “Penghitungan dan Rapat Pleno kan harus ada Panwascamnya, kalau Panwascamnya belum ada tidak bisa dihitung, jadi kita menyesuaikan dengan jawal panwascam, “ ujar Ketua KPU Kabupaten Blitar di Kantornya, Kamis (10/12).

Meski demian tidak semua PPK menunda penghitungannya. Pada hari ini ada empat PPK yang melaksanakan penhitungan yakni PPK Kecamatan Srengat, Wonodadi, Udanawu, dan Panggungrejo. Keempat PPK ini mulai menghitung surat suara pukul 15.00 WIB. “Tidak apa-apa asalkan ada panwascamnya, bisa dihitung. Kebetulan Panwascam selesai koordinasi dengan Panawaslih sekitar pukul 13.00 WIB, jadi memungkinkan untuk penghitungan,” tegasnya.

Selain Panwascam berkoordinasi, KPU juga mengundang PPK se Kabupaten Blitar untuk rapat koordinasi yang dilakukan di Kantor KPU Kabupaten Blitar. rapat Koorrdinasi ini untuk mempersiapkan PPK dalam penghitungan sehingga tidak ada kesalahan saat pelaksaan penhitungan. Sementara itu,   Ketua PPK Kecamatan Srengat, Muktaromin mengatakan PPK Kecamatan Srengat memilih langsung melakukan penghitungan usai rapat koordinasi yang dilakukan di Kpu Kabupaten Blitar.

Menurutnya, semua persiapan untuk penghitungan surat suara di PPK sudah dipersiapakan, bahkan termasuk konsumsi. Dikatakannya, di Kecamatan Srengat tidak ada permasalahan, saat pelaksanaan pimilihan dan pengitungan di TPS termasuk pengisian formulir C1. di Kecamatan Srengat ada 13 desa dan 134 tps, dengan jumlah DPT mencapai 51.385 pemilih. (hms)